Bupati Jeje Ritchie: KPSBU Lembang Bukti Nyata Koperasi sebagai Sokoguru Ekonomi

Redaksi

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 05:47 WIB

50208 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat , radaenews.co.id //  Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor peternakan sapi perah saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang, Kamis (9/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Jeje mengungkapkan kesan mendalam saat mengunjungi langsung kandang-kandang sapi perah di wilayah Lembang dan sekitarnya. Ia menilai, di balik setiap liter susu yang dihasilkan, terdapat semangat dan dedikasi tinggi para peternak yang kerap luput dari perhatian.

“Saya masih ingat ketika mengunjungi kandang-kandang sapi perah di Lembang. Yang saya lihat bukan sekadar ternak dan ember susu, tetapi semangat, ketekunan, dan kesetiaan para peternak yang merawat sapi-sapi mereka dengan penuh dedikasi. Kami melihat perjuangan kalian, dan kami berterima kasih,” ujar Jeje.

Bupati menilai KPSBU Lembang sebagai institusi ekonomi rakyat yang telah teruji menghadapi berbagai tantangan, mulai dari krisis moneter, pandemi, hingga gejolak harga pakan global. Ketahanan tersebut, menurutnya, tidak hanya bertumpu pada modal finansial, tetapi juga pada kepercayaan dan kebersamaan para anggotanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut keberadaan KPSBU sebagai representasi nyata gagasan Bung Hatta tentang koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional. “KPSBU Lembang adalah jawaban atas cita-cita tersebut,” katanya.

Kontribusi KPSBU terhadap perekonomian Kabupaten Bandung Barat juga dinilai sangat signifikan. Ribuan keluarga peternak menggantungkan penghidupan pada ekosistem yang dibangun koperasi, mulai dari penyediaan pakan, layanan kesehatan hewan, hingga pemasaran susu segar. Rantai nilai ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal secara riil dan inklusif.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menempatkan penguatan koperasi peternakan sebagai bagian integral dari agenda pembangunan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui alokasi anggaran, kebijakan tata ruang yang melindungi kawasan peternakan, kemudahan akses perizinan usaha, serta sinergi lintas sektor.

Namun demikian, bupati juga menyoroti sejumlah tantangan yang perlu segera diatasi, khususnya terkait regenerasi peternak. Ia menekankan pentingnya mendorong generasi muda agar melihat usaha peternakan sapi perah sebagai profesi yang menjanjikan dan memiliki masa depan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, bupati mendorong langkah-langkah strategis seperti digitalisasi manajemen peternakan, peningkatan nilai tambah produk susu lokal, serta penguatan kemitraan dengan industri pengolahan.

Lebih jauh, ia mengajak KPSBU Lembang untuk bertransformasi menjadi koperasi modern yang tidak hanya berperan sebagai pengumpul dan pemasar susu segar, tetapi juga mampu mengolah, membangun merek, dan memasarkan produk susu bernilai tinggi atas nama peternak Bandung Barat.

“KPSBU harus berani mengambil peran yang lebih besar. Potensi dan modal sosialnya sudah kuat, yang diperlukan adalah keberanian untuk melangkah ke babak berikutnya,” tegasnya.

Rapat Anggota Tahunan KPSBU Lembang ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para peternak, sekaligus menegaskan peran strategis koperasi dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis masyarakat di Bandung Barat.

Berita Terkait

Kompak dan Bersinergi, Satgas TMMD dan Warga Gotong-royong Rehab Masjid dan Tempat Wudhu
Antisipasi Lonjakan Harga, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Pantau Harga Ikan Di Pasar Tradisional Wilayah Binaan
Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan
Tim Wasev Kunjungi Lokasi TMMD ke-130 TA 2026 Kodim 0113/Gayo Lues
KODIM 0113/GAYO LUES KORAMIL 09/PUTRI BETUNG ​TNI dan Warga Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Tebangun
Babinsa Pos Ramil Dabun Gelang dampingi Penyaluran Makan Bergisi Gratis
Musim Hujan, Babinsa Ingatkan Warga Waspada Bencana Alam
Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Kompak dan Bersinergi, Satgas TMMD dan Warga Gotong-royong Rehab Masjid dan Tempat Wudhu

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Antisipasi Lonjakan Harga, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Pantau Harga Ikan Di Pasar Tradisional Wilayah Binaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:37 WIB

KODIM 0113/GAYO LUES KORAMIL 09/PUTRI BETUNG ​TNI dan Warga Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Tebangun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Babinsa Pos Ramil Dabun Gelang dampingi Penyaluran Makan Bergisi Gratis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Musim Hujan, Babinsa Ingatkan Warga Waspada Bencana Alam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah Gayo Lues – Pengerjaan sumur bor pada Sasaran Program Unggulan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues mulai dilaksanakan. Sebanyak dua titik sumur bor akan dibangun di dua Desa, yaitu Kampung Pepelah dan satu lagi di kampung Gajah Kecamatan Pining. Tentunya diharapkan bantuan ini dapat membantu mengurangi krisis air yang selama ini dialami warga, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anggota Satgas bersama warga bahu membahu membuat sumur bor demi terciptanya air bersih yang layak pakai. Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait mengatakan, bahwa program penyediaan air bersih ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI melalui TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan akan air bersih selama musim kemarau. Melalui pembangunan fasilitas air bersih tersebut, diharapkan masyarakat di sekitar dua kampung tersebut dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kita berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor ini, warga Kampung Pepelah dan Kampung Gajah dapat memiliki akses ke air bersih yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Wadansatgas.

Berita Terbaru

REGIONAL

Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 08:31 WIB