Pining-Ancaman bencana hidrometeorologi kini tengah membayangi wilayah Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Akibat intensitas hujan yang sangat tinggi sejak Selasa malam, debit air di beberapa sungai utama dilaporkan meluap dan mulai mengancam pemukiman warga.
(Rabu, 01/04/2026)
Berdasarkan laporan dari Koramil 05/Pining pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 22.00 WIB, wilayah Kecamatan Pining masih diguyur hujan deras tanpa henti. Kondisi ini menyebabkan dua titik aliran sungai mengalami kenaikan debit air yang signifikan:
Sungai dekat SMA Desa Pertik: Air terpantau meluap.
Sungai Desa Pintu Rime: Luapan air mulai merembes masuk ke kawasan pemukiman warga di Desa Pertik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga saat ini, personil TNI dari Koramil 05/Pining terus disiagakan di lokasi-lokasi rawan. Sertu Ali Sabandi, Babinsa Koramil 05/Pining, dilaporkan terus melakukan monitoring nonstop dari malam tadi hingga saat ini.
”Kami terus memantau pergerakan air dan berkoordinasi dengan perangkat desa. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga dan memberikan laporan berkala agar langkah antisipasi bisa diambil secepat mungkin,” ujar Sertu Ali Sabandi.
Bencana yang terjadi saat ini merupakan bentuk nyata dari bencana hidrometeorologi. Ini adalah jenis bencana alam yang dipicu oleh kondisi cuaca dan iklim ekstrem, di antaranya:
Curah hujan tinggi (penyebab banjir dan tanah longsor).
Angin kencang (puting beliung).
Suhu ekstrem.
Mengingat debit air yang sudah mulai memasuki pemukiman, warga diharapkan untuk tetap tenang namun waspada. Segera evakuasi barang-barang berharga dan pastikan instalasi listrik dalam kondisi aman jika air mulai masuk ke dalam rumah.
(Pendim 0113/ Gayo Lues)






































