Warga Pulau Tanakeke Keluhkan Lambatnya Penanganan Program MBG di Wilayah Kepulauan

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:27 WIB

50184 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR — RADARNEWS.CO.ID | Warga di wilayah kepulauan, khususnya Pulau Tanakeke, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, mengeluhkan lambatnya penanganan dan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).minggu 29/3/2026

 

Program nasional yang diluncurkan oleh Prabowo Subianto pada tahun 2025 ini bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat, menekan angka stunting, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak dini melalui pemberian makanan bergizi kepada anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Namun, implementasi di wilayah kepulauan dinilai belum optimal. Warga Pulau Tanakeke menyebutkan bahwa program MBG berjalan lebih cepat di wilayah daratan dibandingkan daerah kepulauan, sehingga memunculkan kesenjangan akses.

Kendala Geografis dan Distribusi

 

Letak geografis Pulau Tanakeke yang terpisah dari daratan utama Kabupaten Takalar menjadi salah satu faktor utama terhambatnya distribusi program. Meski hanya berjarak sekitar satu jam perjalanan laut, proses pengiriman logistik dinilai belum berjalan maksimal.

 

Selain itu, sejumlah laporan di Sulawesi Selatan juga menyoroti keterlambatan distribusi serta kualitas menu yang belum merata. Hal ini bahkan sempat membuat Badan Gizi Nasional mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional beberapa dapur MBG (SPPG) untuk dilakukan evaluasi.

 

Sorotan pada Dapur SPPG

Polemik juga muncul terkait pembangunan dan operasional dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi). Dari hasil pemantauan, baru sebagian kecil dapur MBG yang memenuhi standar kesehatan, termasuk kelengkapan dokumen dan sistem pengolahan limbah.

 

Kondisi ini turut memengaruhi kelancaran distribusi makanan bergizi ke wilayah sasaran, khususnya daerah terpencil seperti kepulauan

Belum Tersentuh di Tanakeke

 

Sejumlah aktivis menyoroti bahwa hingga saat ini program MBG belum sepenuhnya menjangkau Kecamatan Kepulauan Tanakeke. Padahal, wilayah tersebut dinilai cukup potensial untuk pembangunan dapur MBG guna mendukung distribusi yang lebih cepat dan merata.

 

Salah seorang warga mengungkapkan kekecewaannya karena masyarakat Tanakeke belum merasakan manfaat program tersebut. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar wilayah kepulauan tidak lagi tertinggal.

 

“Kami berharap dapur MBG segera berjalan di Tanakeke agar masyarakat di sini juga bisa merasakan manfaat program ini,” ujarnya.

 

 

Masyarakat Kepulauan Tanakeke berharap adanya pemerataan program MBG tanpa diskriminasi wilayah. Mereka menilai akses geografis seharusnya tidak menjadi penghalang, mengingat pentingnya program ini bagi pertumbuhan anak dan kesehatan masyarakat.

 

Pemerintah diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung, termasuk dapur MBG di wilayah kepulauan, agar tujuan program nasional ini benar-benar dirasakan secara merata hingga ke daerah terluar. ( D T )

Berita Terkait

Komsos Media Babinsa Untuk Jalin Silaturahmi Bersama Warga Binaan
Pastikan Kondisi Pascakebakaran, Babinsa dan Polsek Terangun Verifikasi Lahan Terbakar di Desa Bukut
Babinsa Koramil 03 /Blangkejeren Dampingi Penyaluran Beras Bantuan Pangan Bulog Di Desa Binaan
​Aksi Tanggap Babinsa dan Satgas BKO Bersama Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih
Kepala SDN 1 Blangkejeren Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Manajemen Sekolah se-Kabupaten Gayo Lues
Babinsa Dampingi Petani Bawang Merah dalam Meningkatkan Hasil Produksi Pertanian
Api kecil bisa jadi bencana besar, Babinsa ajak warga cegah Karhutla
​Pulihkan Akses Ekonomi, TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Perintis di Desa Ramung Musara

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 09:15 WIB

Komsos Media Babinsa Untuk Jalin Silaturahmi Bersama Warga Binaan

Kamis, 3 September 2026 - 09:08 WIB

Pastikan Kondisi Pascakebakaran, Babinsa dan Polsek Terangun Verifikasi Lahan Terbakar di Desa Bukut

Kamis, 3 September 2026 - 08:53 WIB

​Aksi Tanggap Babinsa dan Satgas BKO Bersama Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih

Rabu, 2 September 2026 - 21:05 WIB

Kepala SDN 1 Blangkejeren Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Manajemen Sekolah se-Kabupaten Gayo Lues

Rabu, 2 September 2026 - 13:28 WIB

Babinsa Dampingi Petani Bawang Merah dalam Meningkatkan Hasil Produksi Pertanian

Rabu, 2 September 2026 - 13:23 WIB

Api kecil bisa jadi bencana besar, Babinsa ajak warga cegah Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 13:20 WIB

​Pulihkan Akses Ekonomi, TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Perintis di Desa Ramung Musara

Rabu, 2 September 2026 - 13:17 WIB

Babinsa 08/Blangpegayon pererat tali silaturahmi Komsos dengan Warga binaan

Berita Terbaru