Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Memenuhi Kebutuhan Gizi dan Buka Lapangan Pekerjaan

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:02 WIB

50267 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – radarnwes.co.id | Program unggulan presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat beragam kelompok usia telah mengungkap rincian perhitungan biaya per porsi, yang mencapai total Rp15.000. Angka ini menjadi sorotan karena tidak hanya mencakup komponen makanan dan gizi semata, melainkan juga memperhatikan aspek operasional serta infrastruktur yang mendukung kelangsungan program secara berkelanjutan.

Sebesar Rp8.000 hingga Rp10.000 dari total biaya dialokasikan untuk komponen makanan dan gizi per porsi. Program ini diperuntukkan bagi kelompok sasaran strategis yaitu balita, anak dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas, ibu hamil, serta ibu menyusui. Porsi makanan dirancang untuk memberikan asupan gizi yang seimbang sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok.

Sebesar Rp3.000 per porsi dialokasikan untuk keperluan operasional program. Komponen ini mencakup biaya gaji karyawan yang terlibat dalam pelaksanaan MBG, serta pengeluaran untuk listrik dan gas yang digunakan dalam proses pembuatan makanan. Alokasi ini penting untuk memastikan tenaga kerja mendapatkan imbalan yang layak dan aktivitas memasak dapat berjalan lancar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sisa biaya sebesar Rp2.000 per porsi digunakan untuk keperluan sewa tempat pelaksanaan program dan peremajaan alat masak serta fasilitas pendukung lainnya. Selain sewa ruang, dana ini juga digunakan untuk pemeliharaan dan penggantian peralatan memasak yang sudah tidak layak pakai, serta pemeliharaan fasilitas yang mendukung proses produksi makanan bergizi.

Penting untuk diperjelas bahwa total biaya Rp15.000 per porsi bukan hanya untuk makanan saja, melainkan merupakan kombinasi dari 8-10 ribu untuk komponen makanan dan gizi, Rp3.000 untuk operasional, serta Rp2.000 untuk sewa dan peremajaan alat. Penjelasan ini bertujuan untuk memberikan transparansi kepada masyarakat terkait penggunaan dana dalam program MBG.

Selain manfaat gizi yang diberikan kepada masyarakat, program MBG juga memberikan dampak ekonomi positif bagi desa. Beberapa kontribusi utamanya antara lain membuka lapangan pekerjaan yang tidak memerlukan latar belakang pendidikan tertentu, sehingga memberikan kesempatan kerja yang lebih luas bagi warga desa.

Dampak ekonomi lainnya adalah program ini mampu menyerap hasil tani dan ternak lokal, sehingga mendorong kemakmuran petani dan peternak setempat. Selain itu, MBG juga berkontribusi dalam membangun ekosistem ketahanan pangan nasional, menumbuhkan wirausaha baru di sektor makanan, serta memastikan generasi muda mendapatkan asupan gizi seimbang yang menjadi dasar untuk produktivitas di masa depan.

( Darwis Tompo )

Berita Terkait

Anjangsana pererat tali silaturahmi Babinsa komsos dengan perangkat desa
​Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Gotong Royong Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Gayo Lues Capai 36 Persen
Semangat Gotong-royong TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues
TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Dibuka, Satgas Mulai Bekerja
Gotong Royong Bersama Warga Bangun Pos Kamling di Desa Sekuelen
Babinsa Komsos dengan Petani Bawang di desa Binaan
Tanam Padi Bareng Anggota Babinsa dan Poktan Tani Maju Bersama
Perjuangan di Balik Pembangunan Jembatan Perintis, TNI Seberangkan Material

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Inspektorat KBB Luncurkan WBS Terintegrasi Berbasis AI, Lapor Jadi Lebih Mudah dan Aman

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dewan Komisi III Tindak Lanjuti Aduan Warga Cimerang, IWO-I Siap Kawal Kesepakatan Pengembalian Saluran Irigasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:58 WIB

FWMO KBB Resmi Berdiri, Anne Nurgusari Tegaskan Pers Harus Independen dan Berbasis Fakta

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Ada Apa dengan Disdik Jabar? Mau Silaturahmi Saja Harus Lapor Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 16:51 WIB

Dugaan Kekerasan di BPN Kota Bandung, Rudi Hartono Lapor Polsek Buahbatu

Minggu, 6 September 2026 - 10:42 WIB

SWI Gelar Seminar Pajak, Dorong Peningkatan Literasi Hukum dan Perpajakan Wartawan

Sabtu, 5 September 2026 - 13:51 WIB

Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:50 WIB

IWO Indonesia Jabar Perkuat Konsolidasi Organisasi, Puluhan Ketua DPD Satukan Langkah Menuju Rakernas II

Berita Terbaru