Waspada Cuaca Ekstrem, Ketua Tim Kongres Nasional Ajak Warga Bandung Barat “Jaga Lembur” dan Perkuat Doa

REDAKSI BANDUNG

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:31 WIB

50380 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspada Cuaca Ekstrem, Ketua Tim Kongres Nasional Ajak Warga Bandung Barat “Jaga Lembur” dan Perkuat Doa

BANDUNG BARAT – radarnews.com |
Memasuki puncak musim hujan yang disertai angin kencang, masyarakat Kabupaten Bandung Barat (KBB) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor. Peringatan ini menjadi penting seiring meningkatnya intensitas curah hujan dalam beberapa pekan terakhir. Sabtu (24/1/2026).

Ketua Tim Kongres Nasional, Yayat Ruhiyat, menegaskan bahwa fenomena cuaca ekstrem yang terjadi saat ini tidak dapat dipandang semata sebagai siklus alam tahunan, melainkan sebuah peringatan serius bagi manusia untuk kembali menata hubungan yang harmonis dengan lingkungan.

Alam Memberi Peringatan
Menurut Yayat, berbagai peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) harus direspons secara nyata melalui langkah-langkah preventif di tingkat masyarakat dengan menghidupkan kembali semangat “Jaga Lembur”, yakni menjaga kampung halaman dari potensi bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alam seolah sedang berbicara kepada kita. Hujan deras dan angin kencang ini adalah sinyal agar manusia lebih peduli terhadap lingkungan dan tidak abai terhadap kelestariannya,” ujar Yayat.

Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana, terutama di wilayah dengan kondisi geografis yang rawan.

Tiga Poin Penting Kewaspadaan
Yayat Ruhiyat menyampaikan beberapa hal krusial yang perlu menjadi perhatian bersama, di antaranya:
* Kesadaran Lingkungan
Masyarakat diimbau untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah ke saluran air serta menjaga kawasan resapan, khususnya di wilayah perbukitan.
* Kewaspadaan Dini
Warga yang bermukim di daerah rawan longsor diminta untuk aktif memantau tanda-tanda pergerakan tanah, seperti retakan di tebing atau perubahan kontur tanah.
* Ikhtiar Batiniyah
Selain upaya fisik, Yayat mengajak masyarakat menyeimbangkannya dengan doa dan tawakal kepada Tuhan Yang Maha Esa agar senantiasa diberikan perlindungan.

Mitigasi Bencana Wilayah Perbukitan
Dengan kondisi topografi Kabupaten Bandung Barat yang didominasi perbukitan, baik di wilayah selatan maupun utara, potensi longsor menjadi ancaman serius. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat budaya gotong royong, termasuk membersihkan saluran drainase dan lingkungan sekitar sebelum debit air meningkat.

“Jangan menunggu bencana datang baru kita bergerak. Jika kita menjaga alam dengan baik, maka alam pun akan menjaga kita,” pungkas Yayat. **

Berita Terkait

Kasus Pemalsuan Tanda Tangan: Jejak AJB Bermasalah dan Dugaan Penguasaan Lahan Warga Lae Saga, Penyidik Diuji
Koperasi Merah Putih Tak Sekadar Dibangun, Keberlanjutan Jadi Tantangan Utama
Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah
Kejagung Sita Aset Rp8,4 Miliar Milik Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG
Kepala SDN 1 Blangkejeren Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Manajemen Sekolah se-Kabupaten Gayo Lues
IWO Indonesia Jabar Perkuat Konsolidasi Organisasi, Puluhan Ketua DPD Satukan Langkah Menuju Rakernas II
Silaturahmi dan Penguatan Organisasi, DPP SWI Dorong DPW Jatim Lebih Solid dan Profesional
Sambut Maulid Nabi & HUT RI ke-81, Karang Taruna RW 08 Wangunjaya Gelar Lomba Hingga Tabligh Akbar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:08 WIB

Polisi Bersama MPA Padamkan Karhutla di Desa Sungai Pinang, Api Berhasil Dikendalikan

Senin, 7 September 2026 - 23:37 WIB

Polres Banyuasin Gelar Press Conference, Ungkap Kasus Pembunuhan Dua Perempuan Setelah Lima Tahun

Senin, 7 September 2026 - 16:42 WIB

Hotspot Terdeteksi di Desa Bukit, Polsek Betung Lakukan Ground Check dan Tingkatkan Pencegahan Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 00:57 WIB

Kerangka Manusia Ditemukan di Talang Kelapa, Misteri Hilangnya Dua Perempuan Terungkap

Senin, 7 September 2026 - 00:51 WIB

Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan, Oleh Aipda Ofeet Army Putra ,Ajak Warga Desa Sungsang IV Kec. Banyuasin ll Dukung P2B

Minggu, 6 September 2026 - 05:16 WIB

Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan, Oleh Bripka Anton Lendra ,Ajak Warga Desa Biyuku Kec. Suak Tape Dukung P2B

Minggu, 6 September 2026 - 05:13 WIB

Hotspot Terdeteksi di Buana Murti, Polsek Pulau Rimau Bersama Tim Gabungan Padamkan Titik Api

Jumat, 4 September 2026 - 21:29 WIB

Curi Kabel PLN, Dua Tersangka Diamankan Polsek Banyuasin I, Warga Sempat Alami Pemadaman 18 Jam

Berita Terbaru

REGIONAL

Ringankan Beban Warga Binaan Babinsa Bantu Bangun Rumah

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:44 WIB