Brimob Aceh Back Up Direktorat Tipidnarkoba Bareskrim dalam Ops Ladang Ganja untuk Menuntaskan Jejak Narkotika di Gayo Lues

RADAR NEWS

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 21:00 WIB

50334 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, 19 November 2025 — Sebuah operasi terpadu berskala besar digelar oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dengan dukungan penuh dari Kompi 4 Batalyon C Pelopor, Direktorat Narkoba Polda Aceh, Polres Gayo Lues, dan petugas Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dalam rangka pemusnahan ladang ganja seluas total 51,75 hektar yang tersebar di 26 titik di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh.

Operasi pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso. Ia didampingi oleh Danpas I Korps Brimob Polri Brigadir Jenderal Polisi Anang Sumpena, Dansat Brimob Polda Aceh Komisaris Besar Polisi Zuhdi Batubara, Bupati Gayo Lues Suhaidi, Kapolres Gayo Lues Ajun Komisaris Besar Polisi Hyrowo, Komandan Kodim 0113/Gayo Lues Letnan Kolonel Infanteri Agus Satrio Wibowo, Danyon C Pelopor Komisaris Polisi Usman, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Gayo Lues.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apel gelar pasukan digelar pada Selasa, 18 November 2025, pukul 14.00 WIB sebagai penanda resmi dimulainya kegiatan lapangan. Dalam sambutannya, petinggi kepolisian nasional menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk nyata komitmen negara dalam memerangi peredaran narkoba, terutama ganja, yang selama ini masih ditemukan tumbuh secara luas di wilayah pegunungan Aceh.

Ladang-ladang ganja tersebut tersebar di beberapa lokasi yang sulit dijangkau, yakni di Desa Ekan, Kecamatan Pining; Pegunungan Pantan Dedalu dan Pegunungan Burbulet, Kecamatan Putri Betung; serta Pegunungan Blang Bike Agusan, Kecamatan Blangkejeren. Medan yang ekstrem menjadi tantangan tersendiri bagi petugas gabungan yang harus menempuh jalur terjal dan berlumpur untuk mencapai titik-titik lokasi tanam.

Tanaman ganja yang ditemukan berada dalam fase pertumbuhan aktif berumur antara 4 hingga 6 bulan, dengan ketinggian rata-rata mencapai 1,5 hingga 2 meter. Tanaman tersebut tumbuh subur di lahan perbukitan yang selama ini dikenal sulit diawasi, terutama karena minimnya akses serta terpencilnya lokasi.

Keberhasilan pengungkapan 26 titik ladang ganja tersebut tidak lepas dari kerja sama lintas sektoral serta kontribusi informasi dari masyarakat sekitar. Sejumlah tokoh pemuda setempat turut berperan aktif dalam memberikan informasi yang akurat kepada pihak berwenang. Kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa penindakan terhadap kejahatan narkotika tidak hanya menjadi kewajiban aparat, namun juga memerlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Proses pemusnahan dilakukan langsung di lokasi penanaman dengan cara pembakaran. Asap tebal tampak membumbung tinggi dari kaki-kaki gunung sebagai akibat dari proses tersebut. Prosedur pembakaran dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keamanan lingkungan untuk menghindari kebakaran hutan yang tidak terkendali.

Pemimpin operasi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Polri dalam memberantas peredaran narkoba dari hulu—dengan memutus jalur produksi dan distribusi ganja sejak tahap awal penanaman. Komitmen ini ditegaskan sebagai bagian integral dari tugas Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum, serta melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

Dalam pernyataannya, pimpinan operasi menekankan perlunya kolaborasi yang terus berkesinambungan antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menciptakan kawasan yang bersih dari praktik-praktik ilegal. Sinergi antara institusi Polri, TNI, pemerintahan daerah, dan masyarakat sipil disebut menjadi pondasi utama dalam menekan angka peredaran dan produksi narkotika di wilayah-wilayah rawan seperti Gayo Lues.

 Selain itu, pihak berwenang berkomitmen terus melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan ladang ganja tersebut. Penindakan hukum akan dilakukan secara menyeluruh guna memberikan efek jera dan sebagai bentuk supremasi hukum atas kejahatan terorganisir yang mengancam ketahanan sosial bangsa.

Operasi pemusnahan ladang ganja di pegunungan Gayo Lues ini menjadi bukti nyata bahwa upaya penegakan hukum terhadap narkotika tidak hanya dilakukan di wilayah-wilayah perkotaan, tetapi juga menyasar hingga ke pelosok-pelosok yang sebelumnya dianggap sulit dijangkau. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan suplai ganja dari daerah penghasil sekaligus memperkuat ketahanan nasional terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. (Munandar SP)

Berita Terkait

Terpilih Secara Aklamasi, Deddy Yopiansyah Siap Kibarkan Panji Golkar Hingga Pelosok Kampung di Gayo Lues
Satreskrim Polres Gayo Lues Tangkap Terduga Pelaku Penimbunan BBM Bersubsidi
Video Viral Ruang Bayi RS Ali Kasim Gayo Lues Porak Poranda, Kelayakan Konstruksi Rumah Sakit Dipertanyakan
Brigjen Guslin Bersama Kemendagri dan Pemkab Gayo Lues Pantau Normalisasi Sungai Aih Bobo, Upaya Tekan Risiko Luapan Air Diperkuat
Pemerintah Pusat dan Pemkab Gayo Lues Perkuat Sinergi, 16 Alat Berat Disiapkan untuk Percepatan Penanganan Pascabanjir
Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK
ust Julianto pane. Polisi Inovatif, Mendirikan Pesantren Ruhul ‘Azam
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:56 WIB

TNI Bersama Warga Terus Genjot Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Ramung Musara Gayo Lues

Sabtu, 7 November 2026 - 08:53 WIB

Babinsa Koramil 07/BJ Bersama Polri dan Warga, Gotong Royong Bersihkan Lumpur Sisa Banjir

Sabtu, 7 November 2026 - 08:47 WIB

Sinergi TNI Bersama Rakyat, Babinsa Bantu Bangun Rumah Warga

Jumat, 6 November 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0113/Gayo Lues Gelar Kesamaptaan Jasmani Periodik II Tahun 2026

Jumat, 6 November 2026 - 11:19 WIB

Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Bantu Petani Rontokkan Padi Di Desa Binaan

Jumat, 6 November 2026 - 11:17 WIB

Sanitasi, Rehab MCK TMMD ke-130 Hampir Rampung

Jumat, 6 November 2026 - 10:51 WIB

Satpol PP Kabupaten Karo Gelar Razia Kasih Sayang, Guna Penertipan Pelajar Yang Malah Nongkrong Pada Saat Jam Belajar

Kamis, 5 November 2026 - 21:25 WIB

Perhiptani Gayo Lues dan Bener Meriah Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

Berita Terbaru

REGIONAL

Sinergi TNI Bersama Rakyat, Babinsa Bantu Bangun Rumah Warga

Sabtu, 7 Nov 2026 - 08:47 WIB