Irjen Herry: Kita Tidak Bisa Lawan Kabut Asap Tanpa Kesadaran Kolektif, Hari Ini Kita Tanam Solusinya

RADAR NEWS

- Redaksi

Selasa, 8 Juli 2025 - 00:08 WIB

50238 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru – Di tengah bayang-bayang ancaman kabut asap yang membayangi langit Riau dari waktu ke waktu, harapan baru ditanam di tanah Universitas Lancang Kuning (Unilak). Tak sekadar simbolis, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Rektor Unilak dan jajaran PLN UIP3B Sumatera menanam 300 pohon dalam gerakan bertajuk Green Action, Senin (7/7/2025) pagi di Kampus Unilak, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Langkah kecil yang bisa menjadi pijakan besar bagi gerakan pelestarian lingkungan di Provinsi Riau ini mendapat perhatian khusus dari Irjen Herry Heryawan. Di hadapan mahasiswa dan tamu undangan, Kapolda menegaskan bahwa gerakan penghijauan tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi aktif dari berbagai sektor – dunia pendidikan, aparat penegak hukum, dunia usaha, tokoh masyarakat hingga media massa.

“Karena komitmen itu tidak bisa dijalankan tanpa ada kerja sama dan kolaborasi,” ujar Herry Heryawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Irjen Herry menyinggung persoalan klasik yang membelit Riau: kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, stigma negatif ini tak bisa dihapus hanya dengan regulasi, tapi dengan membangun kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat.

“Riau ini punya sejarah panjang dengan masalah lingkungan. Kita dikenal dengan kabut asap. Tapi kita bisa ubah itu dengan kolaborasi semacam ini,” jelasnya.

Gerakan Green Action ini, lanjutnya, merupakan manifestasi konkret dari semangat Green Policing yang digaungkan Polda Riau, seiring dengan gerakan Green for Riau yang diinisiasi pemerintah provinsi, dan semangat akademik hijau dari kampus Unilak.

“Pohon itu pelindung kita, anak cucu kita. Hari ini kita tanam untuk masa depan mereka,” tutup Kapolda dengan penuh harap.

Rektor Unilak, Prof Dr Junaidi, S.S., M.Hum., Ph.D., menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Kapolda dan dukungan penuh dari PT PLN UIP3B Sumatera. Ia menekankan bahwa kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang hidup yang hijau dan berkelanjutan.

“Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Ini menjadi semangat baru bagi kami menjaga lingkungan hijau, tidak hanya di kampus, tapi juga di Riau dan Indonesia,” kata Prof Junaidi.

Menurutnya, 300 pohon yang ditanam bukan sekadar angka, tapi simbol dari komitmen kolektif untuk menjaga bumi.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager PT PLN (Persero) UIP3B Sumatera, Amiruddin, menyebut bahwa partisipasi dalam gerakan penanaman pohon ini merupakan bentuk tanggung jawab korporasi terhadap isu-isu lingkungan di Riau.

“Kami ingin terlibat aktif menjaga kelestarian. Ini bagian dari tanggung jawab sosial kami kepada daerah tempat kami beroperasi,” ujar Amiruddin.

Dirinya berharap kerja sama semacam ini dapat terus berlanjut, tidak hanya dalam bentuk simbolis, tetapi menjadi program rutin lintas sektor di berbagai kabupaten/kota.

Usai sambutan dan doa bersama, ketiga tokoh tersebut – Kapolda Riau, Rektor Unilak, dan GM PLN UIP3B Sumatera – memegang cangkul dan bibit pohon, lalu secara simbolis menanamnya bersama. Tepuk tangan mengiringi momen tersebut, yang menjadi penutup dari rangkaian kegiatan Green Action di Unilak.

Sederhana, tapi bermakna. Sebuah pesan kuat dari jantung pendidikan Riau, bahwa upaya melestarikan lingkungan adalah tugas bersama. Sebab masa depan tidak bisa ditunggu, tapi harus ditanam—hari ini juga. (ROS H)

Berita Terkait

Terkait Kasus ITE Kepada Seorang Ibu, Keluarga Korban Sesalkan Sikap Penyidik Polda Riau yang Diduga Meminta Sejumlah Uang dan Paksakan P21 Terhadap M
Kreativitas Kostum Warnai Brimob Run, Kapolda Tekankan Perlunya Relokasi Humanis di TNTN
Riau Menuju Ruang Digital yang Aman, Kemenko Polkam Gelar Rapat Koordinasi
Hari Pohon, Kapolda Riau Pimpin Penanaman 21.000 Pohon Bareng 500 Siswa
Dugaan Kriminalisasi IRT Dalam Kasus ITE di Polda Riau, Dr. Yudi Krismen: Diduga Ada Kekeliruan Dalam Prosedur Penyidikan
Riau Menuju Ruang Digital yang Aman, Kemenko Polkam Gelar Rapat Koordinasi
Pelatihan Polisi Penolong Masyarakat, Polda Riau Libatkan Biddokkes dan Damkar
PGRI Provinsi Riau Audensi dengan Kejaksaan Tinggi Riau Bahas Perlindungan Hukum Bagi Guru.

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 21:36 WIB

Kebersamaan TNI dan Warga Warnai Rehab Rumah Tidak Layak Huni di Abdya

Senin, 18 Mei 2026 - 20:34 WIB

Progres RTLH TMMD Ke-128 Kodim Abdya Capai 85 Persen Jelang Penutupan

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:17 WIB

Satgas TMMD Kodim Abdya Cat Mushola dan Perbaiki Fasilitas Ibadah di Gunung Cut

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:59 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya Kebut Rehab Rumah Warga Kurang Mampu di Tangan-Tangan

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:20 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya Bongkar Rumah Warga Prasejahtera di Gunung Cut

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:18 WIB

TMMD Kodim Abdya Tutup Lomba Layangan Tradisional di Gunung Cut

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:51 WIB

TMMD Kodim Abdya Pacu Pembukaan Jalan 2,5 Km di Pegunungan Gunung Cut

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:10 WIB

Gotong Royong Warga Gunung Cut Percepat Pembangunan TMMD Kodim Abdya

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Kebersamaan TNI dan Warga Warnai Rehab Rumah Tidak Layak Huni di Abdya

Senin, 18 Mei 2026 - 21:36 WIB