Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat nyata di pedalaman Kabupaten Gayo Lues. Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Eriadi, bersama personel BKO Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 855/Raksaka Dharma dan masyarakat setempat, kembali menggelar aksi gotong royong melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Daun Salam di Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Sabtu (7/11/2026).
Pembangunan infrastruktur strategis ini merupakan bantuan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia yang disalurkan via TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues. Proyek ini dihadirkan untuk memulihkan akses mobilitas warga yang wilayahnya sempat lumpuh akibat bencana alam hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Luapan arus sungai yang deras kala itu merusak infrastruktur penghubung, sehingga mengganggu aktivitas utama masyarakat dalam mengais rezeki di sektor pertanian dan perkebunan.
Seluruh proses pengerjaan, dari tahap awal hingga penyelesaian (finishing), dikerjakan secara bahu-membahu antara prajurit TNI dan warga. Sementara itu, untuk material alam seperti pasir dan batu didukung secara swadaya oleh masyarakat mengingat ketersediaannya yang cukup melimpah di sekitar lokasi pembangunan. Adapun fokus pekerjaan di lapangan pada hari ini diarahkan pada kelanjutan pengecoran pondasi tiang tower jembatan.
Tujuan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih:
Menjadi jalur transportasi utama yang aman dan andal untuk mendukung aktivitas harian masyarakat.
Memangkas jarak dan waktu tempuh warga secara signifikan dari area permukiman menuju lahan perkebunan.
Mempermudah mobilitas pengangkutan hasil panen guna mendongkrak perekonomian serta kesejahteraan warga lokal.
Harapan yang Ingin Dicapai:
Pemerintah Daerah bersama jajaran TNI berharap rampungnya pengerjaan jembatan ini dapat sepenuhnya mengembalikan konektivitas wilayah yang terputus, memperlancar rantai distribusi hasil bumi, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan dan pedalaman. Kehadiran jembatan ini juga menjadi wujud nyata bahwa negara senantiasa hadir memperhatikan masyarakat yang berdomisili di wilayah pelosok.
Testimoni Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Eriadi:
“Kami bersyukur pengerjaan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Ramung Musara ini terus menunjukkan progres positif berkat kerja keras dan antusiasme tinggi dari rekan-rekan Yonif TP 855/Raksaka Dharma serta warga setempat. Gotong royong ini bukan sekadar membangun fisik jembatan, tetapi juga merajut kembali harapan masyarakat agar roda perekonomian perkebunan mereka bisa segera pulih sepenuhnya. Ini adalah bukti bahwa TNI dan pemerintah selalu ada untuk rakyat, khususnya saudara-saudara kita di wilayah pedalaman.”







































