Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Eriadi, bersama personel BKO Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 855/Raksaka Dharma dan warga setempat kembali menggelar aksi gotong royong melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Ramung Toa, Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Rabu (21/10).
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini merupakan bentuk perhatian dan bantuan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia yang disalurkan melalui TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues. Infrastruktur ini dibangun untuk memulihkan akses mobilitas warga yang sebelumnya lumpuh total akibat bencana alam hidrometeorologi. Luapan arus sungai beberapa waktu lalu merusak jembatan lama yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di sektor pertanian dan perkebunan.
Seluruh proses pengerjaan, mulai dari tahap awal hingga penyelesaian (finishing), dilakukan secara bergotong royong dan swadaya antara prajurit TNI dan masyarakat lokal. Pengadaan material alam seperti pasir dan batu memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal yang melimpah di sekitar lokasi pembangunan.
Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 40 persen. Adapun fokus pengerjaan pada hari ini terbagi menjadi dua tahap:
Pagi Hari: Pengumpulan material alam berupa pasir secara swadaya.
Siang Hari: Pengisian dan pengecoran pondasi jembatan.
Tujuan dan Harapan Pembangunan
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih dirancang untuk menghadirkan manfaat jangka panjang bagi warga Dusun Ramung Toa dan sekitarnya, antara lain:
Menyediakan Akses Aman: Menjadi jalur transportasi utama yang aman dan andal untuk aktivitas harian masyarakat.
Efisiensi Aksesibilitas: Memangkas jarak dan waktu tempuh secara signifikan dari pemukiman menuju area perkebunan.
Peningkatan Perekonomian: Mempermudah pengangkutan hasil panen warga demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Pemerintah Daerah bersama unsur TNI berharap agar rampungnya pembangunan ini dapat mengembalikan konektivitas wilayah yang sempat terputus, memperlancar rantai distribusi hasil bumi, serta makin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya di wilayah perbatasan dan pedalaman. Selain itu, aksi nyata ini diharapkan terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Pusat dan Daerah yang selalu hadir memperhatikan kebutuhan warga di daerah pelosok.
Pernyataan Resmi
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Eriadi, menyampaikan:
”Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini adalah bukti nyata sinergi dan kemanunggalan TNI bersama rakyat. Kami melihat semangat gotong royong warga sangat tinggi meski harus mengumpulkan material alam secara swadaya. Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi merupakan urat nadi kehidupan dan perekonomian warga Desa Ramung Musara.
Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pengerjaan ini tepat waktu agar masyarakat dapat kembali mengangkut hasil panen dan beraktivitas dengan aman. Semoga kehadiran jembatan ini semakin memperkuat rasa percaya masyarakat bahwa Pemerintah dan TNI selalu hadir di tengah-tengah warga, hingga ke pelosok negeri.”







































