Pembangunan Proyek Irigasi Banda Alam, Diduga Kuat Asal Jadi

RADAR NEWS

- Redaksi

Jumat, 8 November 2024 - 06:53 WIB

50791 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR | Ormas Laki (Laskar Antikorupsi Indonesia) Aceh Timur dalam investigasi dilapangan Saiful Anwar , mengungkapkan bahwa proyek bangunan di Kecamatan Banda Alam desa Seuneubok Bayu Kabupaten Aceh timur. Diduga dikerjakan asal jadi tidak sesuai spek dan Rab, parahnya lagi pekerja tersebut tidak ada dari pengawasan melalui Dinas Pupr Aceh .

Pelaksa proyek tersebut, dikerjakan oleh P3A Alam Subur dan bersumber dari dana APBN tahun anggaran 2024 dengan nama kegiatan program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 -TGAI).

Dari investigasi dilapangan, terlihat papan informasi yang terpasang tidak ada keterangan panjang bangunan dan tidak ada volume beserta ukuran bangunan serta nilai anggaran yang tertera Rp. 195,000,00,- juga proyek tersebut dikerjakan oleh kelompok tani, “ungkap Saiful Anwar .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tampak juga photo proyek saluran tersebut, di ambil tim investigasi Ormas Laki dan dilihat pengerjaannya asal-asalan alias asal jadi serta bangunan proyek itu mudah runtuh.

Seorang warga yang enggan disebutkan jati dirinya, juga mengeluhkan kondisi bangunan proyek normalisasi tersebut yang tampak kuran bagus. Dimana bangunan itu, seperti-nya kurang semen dan tidak ada tiang penyenggara/penahan. Sehingga, diduga volume pekerjaan tersebut tidak sesuai Rab.

Diri-nya menduga hal itu terjadi, dikarenakan tidak ada pengawasan dari Dinas terkait. Padahal proyek tersebut, dibiayai dari APBN dengan biaya cukup besar. Karena melihat kondisi pekerjaannya alias asal jadi, maka dari itu kuat dugaan pelaksanaan meraup keuntungan lebih besar. ” Jelas Saiful Anwar . (*)

Berita Terkait

Pohon Lapuk Lintas Medan-Banda Aceh Ancam Keselamatan Warga, Aktivis BAI Kecam Sikap Acuh Plt Kadis BPBD Aceh Timur
Heboh! Data Panjang Jalan Berbeda, Kaperwil Media Aceh Merasa Dibohongi Kadis PUPR Aceh Timur
BNPB, Bangun Huntara Diduga Tak Layak Huni, Korban Banjir Simpang Jernih Mengeluh
Dana Sapi Meugang Rp7,5 M di Aceh Timur Disorot: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Desak Aparat Hukum Turun Tangan
Piala Silaturahmi U-40 Block A 2025: Julok Putra Legend FC Angkat Trofi Setelah Duel Ketat
SDN 1 Blang Nisam dan MTsN 8 Aceh Timur Tunjukkan Prestasi Menggema Lewat Aksi Drumband di Jasera 2025
Plt Kepala Sekolah SD Negeri Pante Kera: Momentum Ini Menjadi Langkah Awal Siswa Berprestasi di Dunia Seni dan Budaya
Sengketa Perkebunan Sawit di Aceh Timur, Aktivitas Dihentikan Sementara

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Tujuh Hotspot Terdeteksi di Wilayah Pulau Rimau, Polisi Lakukan Ground Check

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:03 WIB

“Bhabinkamtibmas Polsek Banyuasin ll Aiptu Joni Setiawan, Dorong Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Untuk Dukung Swasembada Pangan”.

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Banyuasin ll Aiptu Puguh Wirawan, Dorong Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Untuk Dukung Swasembada Pangan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Ground Check Hotspot di Desa Gasing, Polisi Pastikan Tidak Ada Api Aktif

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Betung Edukasi Warga Taja Raya II

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Polres Banyuasin Ucapkan Selamat kepada Irjen Pol Rony Samtana atas Amanah Baru di Polda Sumsel

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:36 WIB

“Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Brigpol Nursalam, Dorong Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Untuk Dukung Swasembada Pangan”.

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Respons Cepat, Polisi Padamkan Kebakaran Lahan di Talang Buluh

Berita Terbaru

REGIONAL

Babinsa melaksanakan pendampingan petani bawang

Selasa, 6 Okt 2026 - 13:05 WIB