Semangat kebersamaan dan gotong royong terus membara di wilayah pedalaman Kabupaten Gayo Lues. Pada Senin, 2 November 2026, Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Muhrim Abdi Sinaga, bersama personel BKO Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 855/Raksaka Dharma dan warga setempat, kembali menggelar aksi gotong royong melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Air Panas, Desa Singah Mule, Kecamatan Putri Betung.
Pembangunan jembatan ini merupakan bantuan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia yang disalurkan melalui TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues. Infrastruktur ini dibangun untuk memulihkan akses mobilitas warga yang wilayahnya sempat lumpuh akibat bencana alam hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Luapan arus sungai sebelumnya telah merusak jembatan utama yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat dalam mengais rezeki di sektor pertanian dan perkebunan.
Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat. Untuk material alam berupa pasir dan batu dikerjakan secara swadaya karena ketersediaannya yang melimpah di setiap titik lokasi pembangunan. Fokus pengerjaan pada hari ini diarahkan pada kelanjutan pengecoran pondasi penahan tali sling tepi jauh guna memastikan kekokohan struktur jembatan.
Tujuan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih:
Menjadi jalur transportasi utama yang aman dan andal untuk mendukung aktivitas harian masyarakat.
Memangkas jarak dan waktu tempuh warga secara signifikan dari area pemukiman menuju lahan perkebunan.
Mempermudah mobilitas pengangkutan hasil panen guna meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan warga lokal.
Harapan dan Dampak yang Ingin Dicapai:
Pemerintah dan unsur TNI berharap rampungnya pengerjaan jembatan ini dapat sepenuhnya mengembalikan konektivitas wilayah yang sempat terputus, memperlancar rantai distribusi hasil bumi, serta semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan dan pedalaman. Selain itu, proyek ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat di pelosok terhadap kepedulian nyata pemerintah.
”Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini bukan hanya tentang memulihkan infrastruktur fisik yang rusak akibat bencana, tetapi juga tentang mengembalikan senyum dan harapan masyarakat Desa Singah Mule. Kami TNI bersama rekan-rekan BKO Yonif TP 855/Raksaka Dharma akan terus berdiri bersama warga, memastikan akses perekonomian dan mobilitas mereka kembali normal demi kesejahteraan bersama di wilayah pedalaman.”
Ujar Serda Muhrim Abdi Sinaga, Babinsa Koramil 09/Putri Betung







































