Babinsa Koramil 09/Putri Betung Serda Eriadi bersama personel BKO Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 855/Raksaka Dharma dan masyarakat lokal kembali menggelar aksi gotong royong untuk melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Daun Salam, Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Sabtu (10/10).
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini merupakan bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia yang disalurkan melalui TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues. Infrastruktur ini dibangun untuk memulihkan akses mobilitas warga yang sempat lumpuh total akibat bencana alam hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Luapan arus sungai saat bencana tersebut sempat memutus akses utama masyarakat dalam mengais rezeki di sektor pertanian dan perkebunan.
Seluruh proses pengerjaan—mulai dari tahap awal hingga finishing—dilakukan secara swadaya dan bergotong royong antara prajurit TNI dan warga setempat. Pengadaan material alam seperti pasir dan batu memanfaatkan kelimpahan sumber daya alam di lokasi sekitar. Saat ini, progres fisik pembangunan telah mencapai 30 persen, dengan fokus pengerjaan hari ini pada pemasangan tiang tower (pylon) di tepi dekat.
Pembangunan jembatan ini mengusung tiga tujuan utama:
Transportasi Aman & Andal: Menjadi jalur utama yang aman untuk mendukung aktivitas harian warga.
Efisiensi Akses: Memangkas jarak dan waktu tempuh secara signifikan dari pemukiman menuju lahan perkebunan.
Peningkatan Ekonomi: Mempermudah distribusi pengangkutan hasil panen demi mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Pemerintah Daerah dan unsur TNI berharap rampungnya jembatan ini dapat sepenuhnya mengembalikan konektivitas wilayah yang terputus, memperlancar rantai distribusi hasil bumi, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menumbuhkan kebiasaan gotong royong dan rasa percaya masyarakat pedalaman terhadap perhatian pemerintah pusat.
Testimoni Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Eriadi:
“Pembangunan jembatan ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami bahu-membahu bersama warga agar akses perekonomian Desa Ramung Musara bisa segera pulih sepenuhnya. Harapan kami, jembatan ini dapat kembali menyambung harapan warga dan membuktikan bahwa pemerintah selalu hadir untuk masyarakat hingga ke pelosok negeri.”







































