Utang Pemko Banda Aceh Disorot, Warga Tagih Janji Politik Illiza-Afdhal Soal Air Bersih dan Pendidikan Gratis

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:35 WIB

50162 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Kondisi keuangan Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh yang dikabarkan memiliki kewajiban utang sekitar Rp111 miliar kembali menjadi sorotan publik. Di tengah persoalan tersebut, masyarakat mulai mempertanyakan arah kebijakan pemerintah, terutama terkait prioritas penggunaan anggaran serta realisasi sejumlah janji politik yang disampaikan saat Pilkada.

Sejumlah warga menilai kondisi fiskal yang sedang menjadi perhatian seharusnya mendorong pemerintah lebih fokus pada penyelesaian kebutuhan dasar masyarakat. Harapan publik agar pelayanan air bersih semakin terjangkau dan sektor pendidikan memperoleh perhatian lebih besar dinilai menjadi agenda yang perlu diprioritaskan dibandingkan belanja yang tidak bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Selain itu, perjalanan dinas ke luar negeri yang dilakukan oleh pejabat pemerintah juga memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Berbagai kalangan berharap seluruh kegiatan yang menggunakan anggaran daerah dapat dijelaskan secara terbuka, termasuk manfaat yang diperoleh bagi pembangunan Kota Banda Aceh, sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah kondisi keuangan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat juga menyoroti janji-janji politik yang sebelumnya disampaikan kepada publik, terutama terkait peningkatan pelayanan air bersih yang lebih terjangkau, penguatan sektor pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Warga berharap seluruh program yang dijanjikan dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah dengan tetap mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

Pengamat menilai keterbukaan informasi mengenai kondisi keuangan daerah menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Pemerintah diharapkan dapat menyampaikan secara jelas posisi utang daerah, strategi penyelesaiannya, serta skala prioritas penggunaan APBK agar masyarakat memahami arah kebijakan yang sedang dijalankan.

Ke depan, masyarakat berharap Pemerintah Kota Banda Aceh mampu memperkuat tata kelola keuangan yang lebih efektif, efisien, dan berpihak pada kepentingan publik. Dengan pengelolaan anggaran yang transparan dan berorientasi pada pelayanan dasar, pemerintah diharapkan dapat menjawab harapan warga sekaligus merealisasikan komitmen yang pernah disampaikan kepada masyarakat saat proses demokrasi berlangsung.[]

Berita Terkait

Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa
Yahdi Hasan Ramud : Meniti Jalan Panjang Dari Bumi Sepakat Segenep, Hingga Panggung DPRA
DEDIKASI SEORANG CUT MUTIA GURU SMAN 1 TERANGUN DALAM PERJUANGAN MENUJU SEKOLAH
Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026
SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Tambang Emas Ilegal di Aceh Selatan Makin Besar, Dugaan Beking dan Permainan Setoran Mulai Dipertanyakan
Dugaan Pelecehan Seksual di Jabal Ulum Pidie, Aktivis Desak Aparat Usut Tuntas dan Negara Hadir Rehabilitasi Korban
Klaim Kepemilikan Warga Geunang Ditenangi PT AJB, Siapa Sebenarnya Pemilik Sah Tanah Tambang?
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:51 WIB

Dugaan Kekerasan di BPN Kota Bandung, Rudi Hartono Lapor Polsek Buahbatu

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:50 WIB

IWO Indonesia Jabar Perkuat Konsolidasi Organisasi, Puluhan Ketua DPD Satukan Langkah Menuju Rakernas II

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Jalan Gelap Fly Over Laswi Telan Korban Jiwa, RAGA Desak Pemkot Bandung Audit Total PJU

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Dari Silaturahmi ke Sinergi, SWI Jabar Dorong Jurnalistik yang Membangun

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Grand Opening PAST Bandung Jadi Ruang Belajar Pajak yang Humanis bagi UMKM dan Profesional

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Tower Dipaksa Berdiri di Tengah Permukiman, Warga Batununggal Murka: Surat Penghentian Diduga Diabaikan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Dari Meja Kopi ke Aksi Nyata: SWI Jabar Dorong Sinergi Ekonomi dan Publikasi yang Saling Menguatkan

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:03 WIB

Kolaborasi Kemenaker, BAZNAS, APDL, dan Ina Cookies Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Tataboga

Berita Terbaru