Alumni dan Pelajar STM/SMK se-Kota Bogor, Deklarasikan Gerakan Stop Tawuran dan Tolak Narkoba

RADAR NEWS

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:38 WIB

50146 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR || Semangat persatuan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan pendidikan kembali ditunjukkan oleh para alumni dan pelajar STM/SMK se-Kota Bogor melalui Deklarasi Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK se-Kota Bogor dengan mengusung tema “Mewujudkan Pelajar Cerdas, Berprestasi, Berkarakter dan Peduli Kamtibmas”, Kamis (2/7).

Deklarasi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara alumni, pelajar, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, damai, tertib, serta bebas dari berbagai bentuk kenakalan remaja.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK se-Kota Bogor, Bob Eko Sukarta, melalui keterangannya, Kamis (2/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deklarasi yang diawali dengan pembacaan basmalah, seluruh peserta menyatakan komitmen untuk menolak secara tegas segala bentuk tawuran, kekerasan, aksi anarkis, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, minuman keras, serta berbagai perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Selain itu, para alumni dan pelajar juga berkomitmen menjunjung tinggi nilai persaudaraan, persatuan, toleransi dan solidaritas antarpelajar tanpa membedakan asal sekolah maupun latar belakang.

Bos menegaskan bahwa, perbedaan bukanlah alasan untuk bermusuhan, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun persatuan dan kemajuan Kota Bogor.

Deklarasi ini juga menekankan pentingnya pendidikan, kedisiplinan, prestasi, dan pengembangan kompetensi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Para pelajar didorong untuk memanfaatkan media sosial secara bijaksana, menolak penyebaran hoaks, ujaran kebencian, provokasi, maupun konten negatif yang berpotensi mengganggu persatuan dan ketertiban masyarakat.

“Melalui deklarasi tersebut, para peserta juga menyatakan kesiapan untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat, serta siap bersinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, tenaga pendidik, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kota Bogor,” ujarnya.

Ditambahakan Bob Eko Sukarta, deklarasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen moral seluruh alumni dan pelajar untuk menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan.

“Melalui deklarasi ini kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa pelajar harus menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, menjunjung tinggi persaudaraan, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Tawuran, narkoba, bullying dan kekerasan tidak boleh lagi menjadi bagian dari kehidupan pelajar Kota Bogor,” tegasnya.

Dalam seruan bersama, seluruh peserta mengajak pelajar STM/SMK se-Kota Bogor meninggalkan budaya kekerasan dan permusuhan serta menggantinya dengan semangat belajar, berkarya, berprestasi, saling menghormati dan mempererat persaudaraan.

Deklarasi ditutup dengan pembacaan ikrar bersama yang menggema sebagai bentuk komitmen seluruh peserta:

“Kami Bersatu, Kami Berkarya, Kami Berprestasi. Stop Tawuran! Tolak Narkoba! Lawan Bullying dan Kekerasan! Jaga Persaudaraan! Jaga Kamtibmas! Demi Kota Bogor yang Aman, Maju, Bermartabat, dan Indonesia Emas 2045.”

“Melalui deklarasi tersebut, diharapkan lahir gerakan bersama yang berkelanjutan dalam membangun karakter generasi muda, memperkuat persatuan antarpelajar, serta mewujudkan Kota Bogor yang aman, damai, kondusif dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan budaya pendidikan yang positif menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (Red).

Berita Terkait

Ketua Ultras Persikabo Curvasud (UPCS) Bogor Raya, Mengajak para Supporter Untuk Tidak Ikut Dalam Aksi Apapun
Aktivis Mahasiswa Pakuan Bogor, Antisipasi Kehadiran Kelompok Anarko Setiap Gerakan Aksi Massa

Berita Terbaru

REGIONAL

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah Gayo Lues – Pengerjaan sumur bor pada Sasaran Program Unggulan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues mulai dilaksanakan. Sebanyak dua titik sumur bor akan dibangun di dua Desa, yaitu Kampung Pepelah dan satu lagi di kampung Gajah Kecamatan Pining. Tentunya diharapkan bantuan ini dapat membantu mengurangi krisis air yang selama ini dialami warga, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anggota Satgas bersama warga bahu membahu membuat sumur bor demi terciptanya air bersih yang layak pakai. Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait mengatakan, bahwa program penyediaan air bersih ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI melalui TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan akan air bersih selama musim kemarau. Melalui pembangunan fasilitas air bersih tersebut, diharapkan masyarakat di sekitar dua kampung tersebut dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kita berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor ini, warga Kampung Pepelah dan Kampung Gajah dapat memiliki akses ke air bersih yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Wadansatgas.

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah Gayo Lues – Pengerjaan sumur bor pada Sasaran Program Unggulan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues mulai dilaksanakan. Sebanyak dua titik sumur bor akan dibangun di dua Desa, yaitu Kampung Pepelah dan satu lagi di kampung Gajah Kecamatan Pining. Tentunya diharapkan bantuan ini dapat membantu mengurangi krisis air yang selama ini dialami warga, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anggota Satgas bersama warga bahu membahu membuat sumur bor demi terciptanya air bersih yang layak pakai. Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait mengatakan, bahwa program penyediaan air bersih ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI melalui TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan akan air bersih selama musim kemarau. Melalui pembangunan fasilitas air bersih tersebut, diharapkan masyarakat di sekitar dua kampung tersebut dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kita berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor ini, warga Kampung Pepelah dan Kampung Gajah dapat memiliki akses ke air bersih yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Wadansatgas.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:50 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Gayo Lues ​Gayo Lues

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Babinsa Koramil 03/Blangkejeren pantau kondisi jembatan pasca hujan deras Di Desa Binaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Meningkatkan Kesadaran Lingkungan, Babinsa Koramil 04 /Kuta Panjang Lakukan Aksi Pembersihan Aliran Sungai Bersama Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:11 WIB

BABINSA RAMIL PINING LAKSANAKAN GOTONG ROYONG PEMBANGUNAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Rehab Masjid Baiturrahman Kampung Gajah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Babinsa Beri Motivasi Petani Tembakau Di Desa Binaan

Berita Terbaru

REGIONAL

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah Gayo Lues – Pengerjaan sumur bor pada Sasaran Program Unggulan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues mulai dilaksanakan. Sebanyak dua titik sumur bor akan dibangun di dua Desa, yaitu Kampung Pepelah dan satu lagi di kampung Gajah Kecamatan Pining. Tentunya diharapkan bantuan ini dapat membantu mengurangi krisis air yang selama ini dialami warga, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anggota Satgas bersama warga bahu membahu membuat sumur bor demi terciptanya air bersih yang layak pakai. Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait mengatakan, bahwa program penyediaan air bersih ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI melalui TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan akan air bersih selama musim kemarau. Melalui pembangunan fasilitas air bersih tersebut, diharapkan masyarakat di sekitar dua kampung tersebut dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kita berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor ini, warga Kampung Pepelah dan Kampung Gajah dapat memiliki akses ke air bersih yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Wadansatgas.

Kamis, 29 Okt 2026 - 13:56 WIB