Bupati Karo Lepas Pengiriman Cabai Merah ke Kota Palangka Raya, Perkuat Kerjasama Antar Daerah

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:55 WIB

50156 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo – Pemerintah Kabupaten Karo terus berupaya mengendalikan harga komoditas cabai merah melalui langkah strategis Kerjasama Antar Daerah (KAD). Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., secara resmi melepas pengiriman cabai merah ke Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Karo, Selasa, (14/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan ini, cabai merah yang dikirimkan merupakan hasil produksi petani Kabupaten Karo yang difasilitasi oleh Gapoktan Terpuk Sisiwah, Desa Suka, Kecamatan Tigapanah. Total cabai merah yang akan dikirim mencapai 1.050 kilogram, dengan skema pengiriman dilakukan dalam tiga tahap, masing-masing sebanyak 350 kilogram setiap pengiriman, yang dijadwalkan setiap tiga hari sekali.

 

Program ini turut mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, yang memfasilitasi biaya pengiriman sehingga meringankan beban petani dan pemerintah daerah.

 

Bupati Karo menyampaikan bahwa meskipun harga cabai di pasaran saat ini relatif rendah, melalui skema KAD ini cabai dapat dijual dengan harga yang lebih baik, yakni sekitar Rp21.000 per kilogram, sehingga memberikan nilai tambah bagi petani.

 

Bupati Karo menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang telah mendukung penuh kegiatan ini, khususnya dalam pembiayaan pengiriman. Ke depan, Pemkab Karo berencana memperluas cakupan kerjasama tidak hanya di satu daerah, tetapi ke berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah.

“Kami melihat peluang pasar di Kalimantan masih sangat besar. Saat ini baru satu kota, ke depan akan kita kembangkan ke beberapa kabupaten lainnya. Selain itu, kami juga akan menjajaki pengembangan produk turunan seperti cabai kering maupun cabai giling, agar dapat memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas,” tambahnya.

 

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Karo juga akan melibatkan lebih banyak kelompok tani, termasuk lima gapoktan besar lainnya di Kabupaten Karo, guna meningkatkan kapasitas produksi dan menjaga keberlanjutan pasokan.

 

Shelly WS (Diskominfo)

Berita Terkait

Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
PEDULI SESAMA, BABINSA DAN PERANGKAT DESA TERANGON GALANG OPEN DONASI UNTUK KORBAN KEBAKARAN DI KAMPUNG TELEGE JERNIH
Babinsa melaksanakan pendampingan petani Padi
Tahap finishing jembatan gantung Perintis di Desa Lukub Baru Kec. Rikit Gaib
Pasca Longsor, Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Kawal Alat Berat Bersihkan Material longsoran
Warga Kampung Pepelah Hadiri Wasbang dan Bela Negara di Posko TMMD
TNI DAN WARGA LANJUTKAN PEMBANGUNAN JEMBATAN GARUDA MERAH PUTIH DI DESA SINGAH MULE, KABUPATEN GAYO LUES

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:47 WIB

Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Selasa, 3 November 2026 - 11:43 WIB

PEDULI SESAMA, BABINSA DAN PERANGKAT DESA TERANGON GALANG OPEN DONASI UNTUK KORBAN KEBAKARAN DI KAMPUNG TELEGE JERNIH

Selasa, 3 November 2026 - 11:35 WIB

Babinsa melaksanakan pendampingan petani Padi

Selasa, 3 November 2026 - 10:15 WIB

Tahap finishing jembatan gantung Perintis di Desa Lukub Baru Kec. Rikit Gaib

Senin, 2 November 2026 - 10:40 WIB

Pasca Longsor, Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Kawal Alat Berat Bersihkan Material longsoran

Senin, 2 November 2026 - 10:07 WIB

Warga Kampung Pepelah Hadiri Wasbang dan Bela Negara di Posko TMMD

Senin, 2 November 2026 - 08:23 WIB

TNI DAN WARGA LANJUTKAN PEMBANGUNAN JEMBATAN GARUDA MERAH PUTIH DI DESA SINGAH MULE, KABUPATEN GAYO LUES

Minggu, 1 November 2026 - 15:24 WIB

Babinsa Komsos Dengan Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Berita Terbaru