Pemkab Karo Bersama Cendekiawan Bahas Mitigasi Bencana dan Strategi Pembangunan Daerah

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:33 WIB

50248 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo – ( 16 Februari 2026 ), Pemerintah Kabupaten Karo menggelar diskusi bersama Cendekiawan Karo Indonesia dan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) guna membahas mitigasi bencana longsor, banjir, gempa bumi, serta arah kebijakan pembangunan daerah dalam mendukung visi dan misi kepala daerah.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., dan dihadiri Wakil Bupati, Komando Tarigan, S.P, Sekretaris Daerah, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM., serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparan disampaikan bahwa curah hujan di wilayah Kabupaten Karo tergolong sangat tinggi, mencapai 3.000–3.500 mm per tahun, sehingga berpotensi meningkatkan risiko banjir dan longsor akibat perubahan iklim, tata guna lahan, dan kondisi topografi.

 

Sejumlah rekomendasi yang mengemuka antara lain reboisasi dan penghijauan, penataan kawasan permukiman dan pertanian, penguatan irigasi serta teknologi pertanian, pembangunan shelter bencana multifungsi, hingga penyediaan sistem peringatan dini di wilayah rawan. Selain itu, kesiapsiagaan terhadap potensi gempa bumi perlu diperkuat melalui penerapan standar bangunan tahan gempa, pemanfaatan peta kawasan rawan, serta keterlibatan tenaga ahli dalam perizinan bangunan gedung.

 

Diskusi juga menekankan pentingnya kebijakan pembangunan yang tepat sasaran guna mendorong investasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah di tengah keterbatasan kapasitas fiskal.

Menutup kegiatan, Bupati Karo,Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes..menyampaikan apresiasi atas kontribusi pemikiran para cendekiawan serta mendorong perangkat daerah menjalin komunikasi dan kolaborasi aktif dengan masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan diaspora Karo. Hal tersebut diharapkan mampu menghadirkan pembangunan daerah yang efektif, inovatif, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

 

#karounggul #karosejahtera #karoberiman #karoberbudaya #karomodern

 

Shelly WS (Diskominfo)

Berita Terkait

SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Update Data Wilayah, Babinsa Melaksanakan Puldata Ter di Kantor Camat
Percepan progres pembangunan untuk Rampungkan Jembatan Perintis di Desa Lukub Baru
Sinergi ​Gotong Royong Babinsa, Yonif TP 855, dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Gayo Lues
Babinsa melaksanakan pendampingan petani Kopi
Diduga Panik Pasca-Demo Buruh Tani, Anggota DPRD Karo Lusia Sukatendel Mendadak Gelar Rapat
SlotJoint im Jahr 2026: So nutzen Sie den Willkommensbonus optimal
Explore the official site of online casinos: secure access and exciting gameplay

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:42 WIB

SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional

Kamis, 24 September 2026 - 11:06 WIB

Update Data Wilayah, Babinsa Melaksanakan Puldata Ter di Kantor Camat

Kamis, 24 September 2026 - 11:01 WIB

Sinergi ​Gotong Royong Babinsa, Yonif TP 855, dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Gayo Lues

Kamis, 24 September 2026 - 10:57 WIB

Babinsa melaksanakan pendampingan petani Kopi

Kamis, 24 September 2026 - 09:17 WIB

Diduga Panik Pasca-Demo Buruh Tani, Anggota DPRD Karo Lusia Sukatendel Mendadak Gelar Rapat

Kamis, 24 September 2026 - 00:21 WIB

SlotJoint im Jahr 2026: So nutzen Sie den Willkommensbonus optimal

Rabu, 23 September 2026 - 23:45 WIB

Explore the official site of online casinos: secure access and exciting gameplay

Rabu, 23 September 2026 - 22:00 WIB

Découvrez les bonus McBookie en 2026 : maximisez vos gains dès aujourd’hui

Berita Terbaru

Oplus_131072

ACEH BARAT DAYA

SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:42 WIB