Pengembangan Kopi di Gayo Lues Diharapkan Mampu Dongkrak Ekonomi Global

SYUKRI

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 10:00 WIB

50477 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES- Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terus mengupayakan peningkatan sektor pertanian melalui pengembangan komoditas unggulan, salah satunya adalah kopi.

Kepala Dinas Pertanian Gayo Lues, Ir. Abdul Hakim, M.P, dalam amanatnya saat menjadi pembina apel pagi di halaman Kantor Bupati Gayo Lues, Senin (28/09), menyampaikan bahwa daerah tersebut tengah fokus mengembangkan tanaman kopi sebagai bagian dari gerakan ekonomi nasional.

Beberapa bulan sebelumnya, Dinas Pertanian Gayo Lues telah mengajukan proposal kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Proposal tersebut mendapat respons positif, dengan disetujuinya dukungan berupa bibit kopi untuk areal seluas 1.600 hektare.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Komitmen bersama telah terjalin antara Dinas Pertanian dan Kementerian Pertanian, yang ditandai dengan penandatanganan kesanggupan oleh Wakil Gubernur Aceh,” ujar Abdul Hakim.

Saat ini, pihaknya tengah menyusun Peraturan Bupati (Perbub) terkait pelaksanaan penanaman kopi tersebut. Gayo Lues memiliki potensi lahan tidur yang cukup luas, yakni mencapai 20.000 hektare, dengan rencana awal pemanfaatan 4.000-5.000 hektare untuk pengembangan kopi secara bertahap.

Dari data yang ada, Gayo Lues menempati posisi kedua nasional dalam program prioritas pengembangan kopi oleh Kementerian Pertanian, setelah Padang yang mencatatkan pengembangan kopi dengan luas lahan 2.000 hektare.

Abdul Hakim juga mengajak seluruh unsur terkait, baik ASN, Non ASN, TNI, Polri, hingga masyarakat umum untuk bersinergi mendukung program strategis Bupati Gayo Lues tersebut. Ia menegaskan bahwa dana dari pemerintah pusat akan digelontorkan untuk menyukseskan proyek ini.

“Program ini bukan hanya untuk mendukung ketahanan ekonomi rumah tangga, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap ekonomi global melalui ekspor kopi berkualitas dari Gayo Lues,” tutupnya

Berita Terkait

SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Ketahanan Pangan Dimulai dari Desa
Kepala SDN 1 Blangkejeren Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Manajemen Sekolah se-Kabupaten Gayo Lues
APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Polres Gayo Lues Gelar Tes Urine Dadakan di Polsek Blangkejeren
13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:04 WIB

Dorong Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Betung Ajak Warga Jalankan Program P2B

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

Ground Check Tiga Hotspot di Muara Sugihan, Dua Lokasi Ditemukan Bekas Karhutla

Jumat, 25 September 2026 - 20:48 WIB

“Bhabinkamtibmas Polsek Banyuasin lll, Aipda Fadli, Ajak Masyarakat Kel Pangkalan Balai Kec. Banyuasin lll, Dukung Program P2B, Wujudkan Swasembada Pangan Nasional”.

Kamis, 24 September 2026 - 21:30 WIB

Ground Check Hotspot Temukan Titik Api di Sungai Rengit, Polisi Padamkan Karhutla Seluas 3 Hektare

Kamis, 24 September 2026 - 12:07 WIB

Ops Sikat I Musi 2026, Satreskrim Polres Banyuasin Amankan DPO Kasus Curanmor 2019

Rabu, 23 September 2026 - 20:36 WIB

Polsek Air Kumbang Ground Check Hotspot di Desa Sidomulyo, Api Masih Belum Padam

Rabu, 23 September 2026 - 20:33 WIB

“Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa, Bripka Bambang S, Ajak Masyarakat Desa Sungai Rengit Kec. Talang Kelapa, Dukung Program P2B, Wujudkan Swasembada Pangan Nasional”.

Rabu, 23 September 2026 - 19:38 WIB

Polres Banyuasin Ikuti Latpra Ops Sikat I Musi 2026, Perkuat Kesiapan Personel Hadapi Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru